<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4103541924390586060</id><updated>2011-04-21T22:06:12.455-07:00</updated><title type='text'>blognya andymaarif</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://andymaarif.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andymaarif.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>andymaarif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17520529345925024441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://gigionline.com/gambar/thomasprof3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4103541924390586060.post-563170752449633414</id><published>2007-06-24T09:56:00.000-07:00</published><updated>2007-06-24T09:57:49.345-07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Pendidikan Usia Dini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pentingnya Pendidikan Usia Dini&lt;br /&gt;WASPADA Online&lt;br /&gt;BAGI sebagian masyarakat pendidikan usia dini atau ‘Padu’ bukanlah hal yang baru lagi. Dan memang selayaknya pendidikan di usia dini ini harus membiasa di negeri ini. Padu tidak lagi harus dijadikan sebagai pendidikan tambahan semata atau malah kurang penting. Padu adalah pendidikan yang cukup penting dan bahkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan generasi yang cerdas dan kuat.&lt;br /&gt;Satu bentuk kepedulian untuk mencerdaskan anak melalui Padu sudah dilaksanakan di Pontianak. Baru-baru ini pemerintah di daerah ini mencanangkan 30 lembaga Padu yang dikhususkan untuk anak-anak yang kurang mampu bahkan program ini menjadi percontohan pengembangan Padu di Indonesia. Kapan daerah ini menyusul dan membuktikan kepeduliannya?&lt;br /&gt;Golden Period’ atau periode keemasan pada usia dini (0-5 tahun) sudah sering dijelaskan di berbagai media. Pada usia dini sekitar 0-5 tahun ini merupakan usia yang sangat menentukan khususnya dalam pembentukan karakter dan kepribadian seorang anak. Pada usia inilah anak mampu menyerap informasi yang sangat tinggi sekaligus untuk pengembangan intelegensi permanen dirinya.&lt;br /&gt;Namun sayangnya masih banyak para orangtua dan mungkin juga para pendidik yang tidak memahami potensi luar biasa yang dimiliki anak pada usia ini. Itu semua terjadi karena keterbatasan pengetahuan dan informasi yang dimiliki yang akhirnya menyebabkan potensi yang dimiliki anak tidak berkembang.&lt;br /&gt;Jangan heran, semakin diasah pada usia dini ini akan akan semakin terasah intelegensinya. Anak di umur satu tahun sudah bisa menghafal angka dan sebagian huruf. Di usia dua atau tiga tahun bahkan sebagian anak sudah bisa menulis dan mengenal angka. Semuanya terjadi karena kemampuannya dalam menyerap sesuatu yang super cepat namun bisa menjadi lemah jika jarang diasah.&lt;br /&gt;Ilmu yang bisa cepat diperoleh anak tak semata hal diatas, namun segalanya sesuatu yang diajarkan ataupun yang diperhatikannya yang notabene akan membentuk sosok karakter dan kepribadiannya. Oleh karenanya, Padu, ataupun prasekolah dan taman kanak-kanak tidak boleh dianggap sepele. Malah sebaiknya, pendidikan untuk anak sudah diajarkan sejak dalam kandungan.&lt;br /&gt;Bagaimana Padu di daerah ini? Sudahkah mendapat perhatian besar dari pemerintah kita. Pentingnya Padu memang sudah mulai dipikirkan oleh para orangtua sehingga mau memasukkan anaknya ke sekolah Padu tertentu baik itu berbentuk Play Grup, TK atau TPA. Semakin banyaknya bermunculan sekolah-sekolah yang mayoritas dikelola swasta ini juga turut menandakan semakin banyaknya minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya.&lt;br /&gt;Begitupun jika dihitung masih cukup minim jumlah anak usia dini yang ada yang bisa menikmati pendidikan ini. Data dari Badan Pusat Statistik dari sekitar 2 juta anak di Sumut hanya sekitar 50 ribu anak yang mengenyam pendidikan Padu. “Ini jumlah yang sangat minim sekali,” ujar seorang pengamat pendidikan anak Nani Susilawati.&lt;br /&gt;Padu menurut wanita yang juga sebagai Kepala Diklat Pendidikan Usia Dini Bunayya Al Hijrah memang masih dianggap sebagai hal yang kurang penting bagi sebagian orangtua. “Masih tertanam dalam pikiran orangtua, kalau tidak mengikuti Padu tidak apa-apa. Walaupun sebenarnya mereka itu mampu,” ujarnya.&lt;br /&gt;Namun di sisi lain, kemampuan ekonomi juga membuat perkembangan Padu di berbagai daerah menjadi terhambat. “Seharusnya sesuai dengan program Padu yang sudah dicanangkan pemerintah, pemerintah harus lebih aktif untuk bisa membantu anak-anak usia dini yang kurang mampu untuk bisa bersekolah,” katanya.&lt;br /&gt;Program pelaksanaan 30 lembaga Padu khusus untuk anak kurang mampu seperti yang ada di Pontianak tersebut menurutnya cukup baik dan itu menandakan kepedulian dan pemahaman pemerintah setempat yang sudah tinggi akan Padu. “Sumut juga bisa membuat program sama dan sebenarnya sudah pernah ada melalui PKK. Tapi gaungnya itu yang hampir tidak ada,” ucapnya.&lt;br /&gt;Masyarakat menurutnya belum merasakannya padahal ini merupakan Pilot Project. Dengan penggunaan dana dari APBD ada dana sekitar 15-25 juta yang diberikan untuk satu proyek Padu. “Tapi realisasinya tidak ada. harusnya lebih transparan. Namun karena gaungnya tidak terdengar, kualitasnya diragukan dan tidak pernah ada laporannya,” ujarnya.&lt;br /&gt;Namun begitupun ke depan Padu di Sumut harus berjalan lebih baik. Harus ada ‘Good Will’ atau kemauan dari pemerintah.&lt;br /&gt;Program Padu itu memang harusnya lebih memprioritaskan anak-anak yang kurang mampu. Ini yang harus dipikirkan pemerintah,” ujarnya.&lt;br /&gt;Begitupun tak hanya lembaga formal, komponen lain yang tak kalah penting pun harus terlibat aktif untuk mendukung Padu.&lt;br /&gt;Orangtua juga harus terus mengembangkan potensinya dan memperkaya dirinya dengan berbagai ilmu dan wawasan untuk meningkatkan kualitas anaknya. * Henny Siswanto ()&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4103541924390586060-563170752449633414?l=andymaarif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andymaarif.blogspot.com/feeds/563170752449633414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4103541924390586060&amp;postID=563170752449633414' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/563170752449633414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/563170752449633414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andymaarif.blogspot.com/2007/06/pentingnya-pendidikan-usia-dini.html' title='Pentingnya Pendidikan Usia Dini'/><author><name>andymaarif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17520529345925024441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://gigionline.com/gambar/thomasprof3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4103541924390586060.post-1379030004374410853</id><published>2007-06-24T09:33:00.000-07:00</published><updated>2007-06-24T09:34:49.760-07:00</updated><title type='text'>Trouble Shooting Jaringan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="postdate"&gt;&lt;b style=""&gt;Trouble Shooting Jaringan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Tanpa kemampuan untuk memonitor jaringan, administrator hanya dapat bereaksi terhadap masalah pada waktu mereka muncul, bukannya lebih dulu mencegah masalah supaya tidak terjadi.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menjalankan dan memelihara fungsi suatu jaringan bisa menjadi mimpi buruk jika Anda tidak mengetahui mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak. Terutama jika jaringan tersebar lebih dari ratusan kilometer persegi, di mana beberapa perangkat hampir tidak mungkin diakses, misalnya stasiun cuaca dan webcam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Monitoring Koneksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bentuk paling mendasar dari monitoring koneksi berlangsung tiap hari pada jaringan. Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. Tersedia program-program sederhana yang bisa digunakan oleh administrator untuk membuat daftar alamat IP host dan secara periodik mem-ping alamat tersebut. Jika ada masalah koneksi, program akan memperingati administrator melalui output ping. Ini merupakan cara yang paling kuno dan tidak efisien, tetapi masih lebih baik dibanding tidak melakukan apa-apa sama sekali. Aspek lain dari cara monitoring seperti ini adalah ia hanya memberitahu bahwa di suatu tempat antara stasiun monitoring dan perangkat target ada gangguan komunikasi. Gangguan bisa jadi router, switch, bagian jaringan yang tidak baik, atau memang host-nya yang sedang down. Tes ping hanya mengatakan bahwa&lt;br /&gt;koneksi down, tidak di mana itu down.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memeriksa semua host pada WAN dengan menggunakan monitoring semacam ini membutuhkan banyak resources. Jika jaringan mempunyai 3000 host, mem-ping semua perangkat jaringan dan host memakan resource sistem yang sangat besar. Cara lebih baik adalah hanya mem-ping beberapa host, server, router, dan switch yang penting untuk memastikan konektivitas mereka. Tes ping tidak akan memberikan data yang sebenarnya kecuali jika workstation selalu dalam keadaan menyala. Sekali lagi, cara monitoring seperti ini sebaiknya digunakan jika tidak ada lagi cara lain yang tersedia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Monitoring Traffic&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Monitoring traffic merupakan cara monitoring jaringan yang jauh lebih canggih. Ia melihat traffic paket yang sebenarnya dan membuat laporan berdasarkan traffic jaringan tersebut. Program seperti Flukes Network Analyzer merupakan contoh software jenis ini. Program tersebut tidak hanya mendeteksi perangkat yang gagal, tetapi juga mendeteksi jika ada komponen yang muatannya berlebihan atau konfigurasinya kurang baik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kelemahan program jenis ini adalah mereka biasanya hanya melihat satu segmen pada satu waktu dan jika memerlukan data dari segmen lain, program harus dipindahkan ke segmen tersebut. Ini bisa diatasi dengan menggunakan agent pada segmen jaringan remote. Perangkat seperti switch dan router bisa membuat dan mengirimkan statistik traffic. Jadi, bagaimana data dikumpulkan dan diatur pada satu lokasi sentral supaya bisa digunakan oleh administrator jaringan? Jawabannya adalah: Simple Network Monitoring Protocol.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Simple Network Management Protocol&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah standar manajemen jaringan pada TCP/IP. Gagasan di balik SNMP adalah bagaimana supaya informasi yang dibutuhkan untuk manajemen jaringan bisa dikirim menggunakan TCP/IP. Protokol tersebut memungkinkan administrator jaringan untuk menggunakan perangkat jaringan khusus yang berhubungan dengan perangkat jaringan yang lain untuk mengumpulkan informasi dari mereka, dan mengatur bagaimana mereka beroperasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dua jenis perangkat SNMP. Pertama adalah Managed Nodes yang merupakan node biasa pada jaringan yang telah dilengkapi dengan software supaya mereka dapat diatur menggunakan SNMP. Mereka biasanya adalah perangkat TCP/IP biasa; mereka juga kadang-kadang disebut managed devices. Kedua adalah Network Management Station (NMS) yang merupakan perangkat jaringan khusus yang menjalankan software tertentu supaya dapat mengatur managed nodes. Pada jaringan harus ada satu atau lebih NMS karena mereka adalah perangkat yang sebenarnya “menjalankan” SNMP.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Managed nodes bisa berupa perangkat jaringan apa saja yang dapat berkomunikasi menggunakan TCP/IP, sepanjang diprogram dengan software SNMP. SNMP didesain supaya host biasa dapat diatur, demikian juga dengan perangkat pintar seperti router, bridge, hubs, dan switch. Perangkat yang “tidak konvensional” juga bisa diatur sepanjang&lt;br /&gt;mereka terhubung ke jaringan TCP/IP: printer, scanner, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masing-masing perangkat dalam manajemen jaringan yang menggunakan SNMP menjalankan suatu software yang umumnya disebut SNMP entity. SNMP entity bertanggung jawab untuk mengimplementasikan semua beragam fungsi SNMP. Masing-masing entity terdiri dari dua komponen utama. Komponen SNMP entity pada suatu perangkat bergantung kepada apakah perangkat tersebut managed nodes atau network management station.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;SNMP entity pada managed nodes terdiri atas SNMP Agent: yang merupakan program yang mengimplementasikan protokol SNMP dan memungkinkan managed nodes memberikan informasi kepada NMS dan menerima perintah darinya, dan SNMP Management Information Base (MIB): yang menentukan jenis informasi yang disimpan tentang node yang dapat dikumpulkan dan digunakan untuk mengontrol managed nodes. Informasi yang dikirim menggunakan SNMP merupakan objek dari MIB.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada jaringan yang lebih besar, NMS bisa saja terpisah dan merupakan komputer TCP/IP bertenaga besar yang didedikasikan untuk manajemen jaringan. Namun, adalah software yang sebenarnya membuat suatu perangkat menjadi NMS, sehingga suatu NMS bisa bukan hardware terpisah. Ia bisa berfungsi sebagai NMS dan juga melakukan fungsi lain. SNMP entity pada NMS terdiri dari SNMP Manager: yang merupakan program yang mengimplementasikan SNMP sehingga NMS dapat mengumpulkan informasi dari managed nodes dan mengirim perintah kepada mereka, dan SNMP Application: yang merupakan satu atau lebih aplikasi yang memungkinkan administrator jaringan untuk menggunakan SNMP dalam mengatur jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, secara keseluruhan SNMP terdiri dari sejumlah NMS yang berhubungan dengan perangkat TCP/IP biasa yang disebut managed nodes. SNMP manager pada NMS dan SNMP agent pada managed nodes mengimplementasikan SNMP dan memungkinkan informasi manajemen jaringan dikirim. SNMP application berjalan pada NMS dan menyediakan interface untuk administrator, dan memungkinkan informasi dikumpulkan dari MIB pada masing-masing SNMP agent.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Remote Monitoring (RMON) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Model umum yang digunakan SNMP adalah adanya network management station (NMS) yang mengirim request kepada SNMP agent. SNMP Agent juga bisa melakukan komunikasi dengan mengirim pesan trap untuk memberitahu management station ketika terjadi suatu event tertentu. Model ini bekerja dengan baik, yang mana inilah mengapa SNMP menjadi sangat populer. Namun, satu masalah mendasar dari protokol dan model yang digunakan adalah bahwa ia diorientasikan pada komunikasi dari SNMP agent yang biasanya perangkat TCP/IP seperti host dan router. Jumlah informasi yang dikumpulkan oleh perangkat ini biasanya terbatas, karena sudah pasti host dan router mempunyai “tugas sebenarnya yang harus dilakukan”—yaitu melakukan tugas sebagai host dan router. Mereka tidak bisa mendedikasikan diri mereka untuk melakukan tugas manajemen jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, pada situasi di mana dibutuhkan informasi jaringan yang lebih banyak dibanding yang dikumpulkan oleh perangkat biasa, administrator sering kali menggunakan hardware khusus bernama network analyzer, monitor, atau probe. Mereka hanya mengumpulkan statistik dan memantau event yang diinginkan oleh administrator. Jelas akan sangat berguna jika perangkat tersebut dapat menggunakan SNMP supaya informasi yang mereka kumpulkan bisa diterima, dan membiarkan mereka mengeluarkan pesan trap ketika ada sesuatu yang penting.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk melakukan itu, dibuatlah Remote Network Monitoring (RMON). RMON sering kali disebut sebagai protokol, dan Anda kadang-kadang akan melihat SNMP dan RMON disebut sebagai “protokol manajemen jaringan TCP/IP”. Namun, RMON sama sekali bukan protocol yang terpisah—ia tidak melakukan operasional protokol. RMON sebenarnya adalah bagian dari SNMP, dan RMON hanya suatu modul management information base (MIB) yang menentukan objek MIB yang digunakan oleh probe. Secara arsitektur, RMON hanyalah salah satu modul MIB yang menjadi bagian dari SNMP.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Metode Troubleshooting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Troubleshooting jaringan merupakan proses sistematis yang diaplikasikan untuk memecahkan masalah pada jaringan. Teknik Eliminasi dan Divide and Conquer merupakan metode paling berhasil untuk troubleshooting jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Eliminasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;User pada jaringan Anda menelepon help desk untuk memberitahukan bahwa komputer mereka tidak bisa lagi ke Internet. Help desk mengisi form error report dan memberikannya kepada Anda, bagian network support. Anda menelepon dan berbicara kepada user dan mereka mengatakan bahwa mereka tidak melakukan apapun yang berbeda selain yang selalu mereka lakukan untuk ke Internet. Anda mengecek log dan menemukan bahwa komputer user telah di-upgrade semalam. Solusi Anda yang pertama adalah bahwa driver jaringan komputer tersebut pasti konfigurasinya salah. Anda pergi ke komputer tersebut dan mengecek konfigurasi jaringannya. Tampaknya sudah benar, sehingga Anda mem-ping server. Tidak terhubung. Solusi berikutnya adalah mengecek apakah kabel komputer tersambung. Anda periksa kedua ujung kabel dan kemudian mencoba mem-ping server kembali.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya Anda ping 127.0.0.1, alamat loopback komputer. Ping berhasil, sehingga ini mengeliminasi kemungkinan adanya masalah antara komputer, konfigurasi driver, dan kartu NIC. Anda kemudian memutuskan bahwa mungkin ada masalah dengan server untuk segmen jaringan tersebut. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; komputer lain yang terhubung ke jaringan di meja sebelahnya, maka Anda mem-ping alamat server dan hasilnya sukses. Ini mengeliminasi server, backbone, dan koneksi server ke backbone sebagai masalah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anda kemudian pergi ke IDF (intermediate distribution facilities) dan memindahkan port workstation, kembali ke workstation dan mencoba mem-ping server lagi. Namun, solusi tidak bekerja. Ini memperluas pencarian Anda sampai pemasangan kabel atau patch kabel&lt;br /&gt;workstation. Anda kembali ke IDF, mengembalikan kabel ke port asal, mencari patch kabel worksation baru dan kembali ke worksation. Ganti kabel workstation, dan mencoba mem-ping server lagi. Kali ini berhasil, maka Anda sudah memperbaiki masalah itu. Langkah terakhir adalah mendokumentasikan solusi masalah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Divide and Conquer&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Misalkan Anda mempunyai dua jaringan yang bekerja dengan baik, tetapi ketika keduanya dihubungkan jaringan gagal. Langkah pertama adalah membagi jaringan kembali menjadi dua jarigan terpisah dan memverifikasi bahwa keduanya masih beroperasi dengan benar ketika dipisahkan. Jika ya, pindahkan semua segmen ke jaringan yang lain. Periksa apakah masih bekerja dengan benar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika jaringan masih berfungsi, masukkan masing-masing segmen sampai seluruh jaringan gagal. Hilangkan koneksi terakhir yang ditambahkan dan lihat apakah seluruh jaringan  kembali beroperasi normal. Jika ya, lepaskan semua perangkat dari segmen tersebut dan masukkan mereka satu per satu, kemudian periksa lagi kapan jaringan gagal. Pada waktu Anda menemukan perangkat yang mencurigakan, lepaskan dan periksa apakah jaringan kembali normal. Jika jaringan masih berfungsi normal, berarti Anda telah menemukan perangkat yang menjadi penyebab masalah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang Anda bisa menganalisis perangkat tersebut untuk mengetahui mengapa ia bisa menyebabkan seluruh jaringan crash. Jika tidak ada apapun yang salah, mungkin saja perangkat tersebut terhubung dengan perangkat yang bermasalah pada jaringan sebelah. Untuk mencari ujung lain permasalahan, Anda harus mengulangi proses yang dilakukan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Prosesnya adalah sebagai berikut: pertama sambungkan lagi perangkat yang menyebabkan jaringan gagal. Kemudian lepaskan semua segmen pada jaringan yang satunya. Periksa apakah jaringan kembali beroperasi. Jika jaringan berfungsi lagi, masukkan kembali segmen sampai seluruh jaringan gagal. Lepaskan segmen terakhir yang dimasukkan sebelum kegagalan dan lihat apakah seluruh jaringan kembali beroperasi normal. Jika ya, lepaskan semua perangkat dari segmen tersebut dan masukkan mereka satu per satu, periksa lagi untuk melihat kapan jaringan gagal. Ketika Anda menemukan perangkat yang mencurigakan, lepas dan periksa apakah jaringan kembali normal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika jaringan masih berfungsi secara normal, itu berarti Anda telah menemukan perangkat penyebab masalah. Sekarang Anda bisa menganalisis perangkat tersebut untuk mengetahui mengapa ia bisa menyebabkan seluruh jaringan crash. Jika tidak ada apapun yang salah, bandingkan kedua host cari tahu penyebab mereka konflik. Dengan memecahkan konflik ini, Anda akan bisa menghubungkan kembali kedua perangkat ke dalam jaringan dan akan berfungsi secara normal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tool Software&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bersama dengan proses yang diuraikan sebelumnya, ada tool software bagi administrator jaringan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. Tool ini dapat membantu dalam troubleshooting Local Area Network, tetapi terutama pada Wide Area Network. Kita akan lihat perintah yang tersedia pada sebagian besar software client. Perintah ini meliputi &lt;st1:place st="on"&gt;Ping&lt;/st1:place&gt;, Tracert (traceroute), Telnet, Netstat, ARP, dan Ipconfig (WinIPcfg)&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ping&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memverifikasi koneksi ke komputer lain dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request. Tanda terima berupa pesan Echo Reply akan ditampilkan, bersama dengan waktu pulang-pergi. &lt;st1:place st="on"&gt;Ping&lt;/st1:place&gt; merupakan perintah utama TCP/IP yang digunakan untuk men-troubleshoot konektivitas, jangkauan, dan resolusi nama. Syntax ping adalah: ping [-t] [-a] [-n Count] [-l Size] [-f] [-i TTL] [-v TOS] [-r Count] [-s Count] [{-j HostList | -k HostList}] [-wTimeout] [TargetName].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tracert (Traceroute)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuannya. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan&lt;br /&gt;tujuan. Syntax tracert adalah: tracert [-d] [-h MaximumHops] [-j HostList] [-wTimeout] [TargetName].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Telnet&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Telnet Client dan Telnet Server bekerja sama supaya user dapat berkomunikasi dengan komputer remote. Telnet Client memungkinkan user untuk menghubungi komputer remote dan berinteraksi dengan komputer tersebut melalui jendela terminal. Telnet Server memungkinkan user Telnet Client untuk masuk ke dalam komputer yang menjalankan Telnet Server dan menjalankan aplikasi pada komputer tersebut. Telnet Server berfungsi sebagai gateway yang digunakan Telnet client untuk berkomunikasi. Telnet cocok untuk testing login ke remote host. Syntax telnet adalah: telnet [\\RemoteServer].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Netstat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan koneksi TCP yang aktif, port yang didengarkan komputer, statistik Ethernet, tabel routing IP, statistik IPv4 (protokol IP, ICMP, TCP, dan UDP), dan statistik IPv6 (protokol IPv6, ICMPv6, TCP over IPv6, dan UDP over IPv6). Syntax netstat adalah: netstat [-a] [-e] [-n] [-o] [-p Protocol] [-r] [-s] [Interval].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;ARP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan dan mengubah entri pada cache Address Resolution Protocol (ARP), yang berisi satu atau beberapa tabel yang digunakan untuk menyimpan alamat IP dan alamat fisik Ethernet dan Token Ring dari alamat IP yang bersangkutan. Masing-masing kartu jaringan Ethernet atau Token Ring yang terinstalasi pada komputer Anda mempunyai tabel terpisah. Syntax arp adalah: arp [-a [InetAddr] [-NIfaceAddr]] [-g [InetAddr] [-&lt;st1:place st="on"&gt;N&lt;br /&gt; IfaceAddr&lt;/st1:place&gt;]] [-d InetAddr [IfaceAddr]] [-s InetAddr EtherAddr [IfaceAddr]].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ipconfig(Winipcfg)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menampilkan semua konfigurasi jaringan TCP/IP dan memperbarui setting Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dan Domain Name System (DNS). Digunakan tanpa parameter, ipconfig menampilkan alamat IP, subnet mask, dan gateway default untuk semua kartu jaringan. Ipconfig merupakan commandline yang ekivalen dengan winipcfg yang terdapat pada Windows MilleniumEdition, Windows 98, dan Windows 95. Meskipun Windows XP tidak menyertakan utiliti grafis yang ekivalen dengan winipcfg, Anda bisa menggunakan Network Connections untuk melihat dan memperbarui alamat IP. Syntax ipconfig adalah: ipconfig [/all] [/renew[Adapter]] [/release [Adapter]] [/flushdns] [/displaydns] [/registerdns] [/showclassid Adapter] [/setclassid Adapter [ClassID]].&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;TOOL SNMP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak tool manajemen jaringan yang menggunakan SNMP untuk mengumpulkan informasi dan statistik jaringan. Beberapa di antaranya adalah:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;SNMP Graph—Mengumpulkan data dan membuat grafik secara real-time.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;SNMP Sweep—Melakukan pencarian SNMP dalam waktu singkat pada setiap segmen jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;IP Network Browser—Melakukan pencarian yang komprehensif terhadap berbagai data jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;SNMP Brute Force Attack—Menyerang suatu alamat IP dengan query SNMP untuk mencoba dan mengetahui community string read-only dan read-write.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;SNMP Dictionary Attack—Menggunakan kamus para hacker untuk menyerang perangkat jaringan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Network Sonar—Melakukan pencarian jaringan dan menyimpan hasilnya dalam&lt;br /&gt;database.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;TIP&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Troubleshooting Jaringan&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Identifikasi masalah jaringan/user.&lt;br /&gt;2. Kumpulkan data tentang masalah jaringan/user.&lt;br /&gt;3. Analisis data untuk mencari solusi masalah.&lt;br /&gt;4. Impementasi solusi untuk memperbaiki sistem.&lt;br /&gt;5. Jika masalah tidak terselesaikan, batalkan perubahan dan modifikasi data yang dilakukan sebelumnya.&lt;br /&gt;6. Kembali ke langkah 3&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4103541924390586060-1379030004374410853?l=andymaarif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andymaarif.blogspot.com/feeds/1379030004374410853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4103541924390586060&amp;postID=1379030004374410853' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/1379030004374410853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/1379030004374410853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andymaarif.blogspot.com/2007/06/trouble-shooting-jaringan.html' title='Trouble Shooting Jaringan'/><author><name>andymaarif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17520529345925024441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://gigionline.com/gambar/thomasprof3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4103541924390586060.post-1079991464983304958</id><published>2007-03-10T23:21:00.000-08:00</published><updated>2007-03-10T23:30:36.855-08:00</updated><title type='text'>Andra &amp; The Backbone</title><content type='html'>-:- Lirik Lagu Andra &amp; Thebackbone -:-  Telan Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelah tubuhku kini&lt;br /&gt;mencari cari dirimu&lt;br /&gt;membuatku seakan&lt;br /&gt;ingin berpaling....&lt;br /&gt;namun diriku walau sesaat&lt;br /&gt;tak kuasa melupakanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menghilang&lt;br /&gt;bagai ditelan bumi&lt;br /&gt;dan seakan diriku tak berarti&lt;br /&gt;dan kau seolah takkan peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haruskah ku menunggu&lt;br /&gt;dan menunggu menunggu lagi&lt;br /&gt;membuatku seakan menjadi gila&lt;br /&gt;waktu sekan menjadi hilang&lt;br /&gt;namun diriku walau sesaat&lt;br /&gt;tak kuasa menepiskanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menghilang&lt;br /&gt;bagai ditelan bumi&lt;br /&gt;dan seakan diriku tak berarti&lt;br /&gt;dan kau seolah takkan peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kan kusebrangi samudra&lt;br /&gt;kan kuselami dalamnya&lt;br /&gt;walau langitpun kan runtuh&lt;br /&gt;hancurkan bumiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun diriku walau sesaat&lt;br /&gt;tak kuasa melupakanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menghilang&lt;br /&gt;bagai ditelan bumi&lt;br /&gt;dan seakan diriku tak berarti&lt;br /&gt;dan kau seolah takkan peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menghilang&lt;br /&gt;dan kau seolah takkan peduli&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4103541924390586060-1079991464983304958?l=andymaarif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andymaarif.blogspot.com/feeds/1079991464983304958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4103541924390586060&amp;postID=1079991464983304958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/1079991464983304958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/1079991464983304958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andymaarif.blogspot.com/2007/03/andra-backbone.html' title='Andra &amp; The Backbone'/><author><name>andymaarif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17520529345925024441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://gigionline.com/gambar/thomasprof3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4103541924390586060.post-337191977448147848</id><published>2007-03-09T08:13:00.000-08:00</published><updated>2007-03-09T08:17:08.064-08:00</updated><title type='text'>MEMOTRET PERJALANAN POLITIK MUHAMMADIYAH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;MEMOTRET  PERJALANAN POLITIK MUHAMMADIYAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;Oleh: Rifdia Nofiandi Ma’arif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Muqaddimah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tulisan  ini tercetus dilatarbelakangi oleh berita yang muncul akhir-akhir ini baik itu  media cetak, elektronik, bahkan sampai di halaman-halaman situs internet bahwa  akan ada partai politik baru yang bernama Partai Matahari Bangsa (PMB). Partai  berlambang Matahari dengan background warna merah ini digagas oleh tokoh-tokoh  muda Muhammadiyah, misalnya &lt;span style="font-size: 10.5pt; line-height: 150%;"&gt;mantan Ketua Umum PP Pemuda  Muhammadiyah Imam Addaruquthni dan Abdul Mu'thi serta mantan Ketua Umum IMM  Ahmad Rofiq. &lt;/span&gt;Meskipun sampai tulisan ini dibuat dari PP Muhammadiyah  merasa tidak ada kaitan dan kepentingan dengan pendirian PMB tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Sudah  diketahui bersama sejak munculnya jargon “Memuhammadiyahkankan kembali  Muhammadiyah” sekitar akhir tahun 60-an, kemudian diformalkan lewat Khittah  Ponorogo tahun 1969 memang secara praktis Muhammadiyah tidak lagi berkecimpung  dalam arena politik. Muhammadiyah ingin menegaskan dirinya sebagi organisasi  dakwah kemasyarakatan. Sekarang apabila ada partai politik yang mengaku berbasis  masa Muhammadiyah, tentunya ini akan menjadi persoalan. Memang dari saat  pendirian Muhammadiyah sampai sekarang telah terjadi metamorfose sikap politik  Muhammadiyah. Tulisan ini akan mencoba memotret perjalanan politik Muhammadiyah  dari waktu ke waktu.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Landasan Operasional Politik Muhammadiyah  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Secara  normatif, gerak perjuangan Muhammadiyah dijelaskan dalam Muqaddimah Anggaran  Dasar Muhammadiyah, Kepribadian Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-cita  Hidup Muhammadiyah (MKCH) bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf  nahi munkar. Sementara secara operasional, bahwa Muhammadiyah memilih lahan  dakwah di bidang kemasyarakatan ditegaskan dalam khittah (garis) perjuangan  diantaranya; Khittah Ponorogo 1969, Khittah Surabaya 1978, Khittah Denpasar  2002. Berikut ini adalah kutipan panjang tentang Khittah Perjuangan dalam  Kehidupan Bernegara dan Bernegara yang dikutip dari &lt;a href="http://www.muhammadiyah.or.id/"&gt;www.muhammadiyah.or.id&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  meyakini bahwa politik dalam kehidupan bangsa dan negara merupakan salah satu  aspek dari ajaran Islam dalam urusan keduniawian (al-umur ad-dunyawiyat) yang  harus selalu dimotivasi, dijiwai, dan dibingkai oleh nilai-nilai luhur agama dan  moral yang utama. Karena itu diperlukan sikap dan moral yang positif dari  seluruh warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan politik untuk tegaknya  kehidupan berbangsa dan bernegara. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  meyakini bahwa negara dan usaha-usaha membangun kehidupan berbangsa dan  bernegara, baik melalui perjuangan politik maupun melalui pengembangan  masyarakat, pada dasarnya merupakan wahana yang mutlak diperlukan untuk  membangun kehidupan di mana nilai-nilai Ilahiah melandasi dan tumbuh subur  bersamaan dengan tegaknya nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, perdamaian,  ketertiban, kebersamaan, dan keadaban untuk terwujudnya "Baldatun Thayyibatun Wa  Rabbun Ghafur".&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  memilih perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui usaha-usaha  pembinaan atau pemberdayaan masyarakat guna terwujudnya masyarakat madani  (&lt;i&gt;civil society&lt;/i&gt;) yang kuat sebagaimana tujuan Muhammadiyah untuk  mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sedangkan hal-hal yang  berkaitan dengan kebijakan-kebijakan kenegaraan sebagai proses dan hasil dari  fungsi politik pemerintahan akan ditempuh melalui pendekatan-pendekatan secara  tepat dan bijaksana sesuai prinsip-prinsip perjuangan kelompok kepentingan yang  efektif dalam kehidupan negara yang demokratis. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  mendorong secara kritis atas perjuangan politik yang bersifat praktis atau  berorientasi pada kekuasaan (&lt;i&gt;real politics&lt;/i&gt;) untuk dijalankan oleh  partai-partai politik dan lembaga-lembaga formal kenegaraan dengan  sebaik-baiknya menuju terciptanya sistem politik yang demokratis dan berkeadaban  sesuai dengan cita-cita luhur bangsa dan negara. Dalam hal ini perjuangan  politik yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan politik hendaknya benar-benar  mengedepankan kepentingan rakyat dan tegaknya nilai-nilai utama sebagaimana yang  menjadi semangat dasar dan tujuan didirikannya negara Republik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang diproklamasikan tahun  1945. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  senantiasa memainkan peranan politiknya sebagai wujud dari dakwah amar ma'ruf  nahi munkar dengan jalan mempengaruhi proses dan kebijakan negara agar tetap  berjalan sesuai dengan konstitusi dan cita-cita luhur bangsa. Muhammadiyah  secara aktif menjadi kekuatan perekat bangsa dan berfungsi sebagai wahana  pendidikan politik yang sehat menuju kehidupan nasional yang damai dan  berkeadaban.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  tidak berafiliasi dan tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan  kekuatan-kekuatan politik atau organisasi manapun. Muhammadiyah senantiasa  mengembangkan sikap positif dalam memandang perjuangan politik dan menjalankan  fungsi kritik sesuai dengan prinsip amar ma'ruf nahi munkar demi tegaknya sistem  politik kenegaraan yang demokratis dan berkeadaban. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  memberikan kebebasan kepada setiap anggota Persyarikatan untuk menggunakan hak  pilihnya dalam kehidupan politik sesuai hati nurani masing-masing. Penggunaan  hak pilih tersebut harus merupakan tanggungjawab sebagai warga negara yang  dilaksanakan secara rasional dan kritis, sejalan dengan misi dan kepentingan  Muhammadiyah, demi kemaslahatan bangsa dan negara. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  meminta kepada segenap anggotanya yang aktif dalam politik untuk benar-benar  melaksanakan tugas dan kegiatan politik secara sungguh-sungguh dengan  mengedepankan tanggung jawab (amanah), akhlak mulia (akhlaq al-karimah),  keteladanan (uswah hasanah), dan perdamaian (ishlah). Aktifitas politik tersebut  harus sejalan dengan upaya memperjuangkan misi Persyarikatan dalam melaksanakan  da'wah amar ma'ruf nahi munkar. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Muhammadiyah  senantiasa bekerjasama dengan pihak atau golongan mana pun berdasarkan prinsip  kebajikan dan kemaslahatan, menjauhi kemudharatan, dan bertujuan untuk membangun  kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik, maju, demokratis dan  berkeadaban.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Metamorfose Sikap Politik Muhammadiyah  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0cm;" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1912-1926&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;Muhammadiyah dinyatakan bukan sebagai organisasi politik,  meskipun banyak anggota Muhammadiyah yang menjadi anggota dan aktif dalam  organisasi Budi Utomo, Sarikat Islam, Partai Sarikat Islam Indonesia.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1927-1938,&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Muhammadiyah memantapkan diri sebagi organisasi Islam untuk  amal). Anggota Muhammadiyah yang memasuki Partai Sarikat Islam Indonesia (PSII)  terkena disiplin organisasi, tidak boleh merangkap keanggotaan dengan  Muhammadiyah.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1938-1942&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;Pada tahun 1923 para pemuka Joung Islamitten Bond (JIB) dan  para anggota Muhammadiyah berhasil mendirikan Partai Islam Indonesia (PII),  tetapi Muhammadiyah sebagai organisasi tetap tidak menetapkan secara resmi  terhadap eksistensi partai itu.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1942-1945, Muhammadiyah bersama dengan oraganisasi-organisai Islam mendirikan  Majelis Islam A’la Indonesia Indonesia (MIAI) dan Muhammadiyah sebagai  organisasi tetap tidak merupakan bagian dari majelis ini.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1945-1960, Pada tahun 1945 MIAI akhirnya berubah menjadi Majelis Syuro Muslimin  Indonesia (Masyumi) dan Muhammadiyah sebagai anggota istimewa dan dinyatakan  sebagi bagian structural dari partai itu. Pada tahun 1950, Muhammadiyah tidak  algi menjadi anggota istimewa Masyumi.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1960-1965, Muhammadiyah dalam posisi yang sulit sebab situasi politik kenegaraan  yang semakin panas, dan dominasi kekuatan komunis sangat menetukan.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1965-1971, Muhammadiyah dinyatakan oleh pemerintah sebagai Organisasi Masyarakat  (Ormas) yang berfungsi politik riel. Artinya Muhammadiyah berhak mempunyai  wakil-wakil dalam legislatife. Pada periode ini ada usaha dari orang Islam yang  aspirasi politiknya belum tertampung dalam partai politik yang ada, akhirnya  menetapkan membentuk Partai Muslimin &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; meskipun Muhammadiyah masih  tetap memliki independensinya.  &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tahun  1971- Sekarang,&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Dalam bidang politik Muhammadiyah berusaha sesuai dengan  khittah (garis) perjuangannya dengan Da’wah Amar Ma’rif Nahi Munkar dalam arti  dan proporsi yang sebenar-benarnya, Muhammadiyah harus dapat membuktikan baik  secara teritis konseptual, secara operasional, secara riel bahwa ajaran Islam  mampu mengatur masyarakat dalam Negara Republik Indonesiayang berpancasila dan  UUD 1945, menjadi masyarakat yang adil makmur serta sejahtera. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;D.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Memandang Politik Muhammadiyah  Kini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Bila  melihat perjalanan politik Muhammadiyah di atas memisahkan Muhammadiyah arena  pusaran politik praktis sungguh mustahil. Muhammadiyah memang pernah merasakan  panasnya politik praktis. Gagasan untuk mendirikan partai baru juga menandakan  proses demokratisasi telah berjalan di lingkungan Muhammadiyah. Di negara  demokratis, pembentukan partai adalah wajar dan sah-sah saja. Sebagai saluran  politik, aspirasi warga Muhammadiyah yang beragam tentu perlu diakomodir dan  dipandang sebagai aset berharga, apalagi selama ini partai politik yang ada  dianggap sebagai saluran politik dianggap kurang bisa mengakomodir aspirasi  warga Muhammadiyah.(Cahyono, 2004)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Pertanyaannya  adalah: seberapa besar keuntungan dan kerugian mendirikan partai baru? Dari sisi  keuntungan, mungkin saja kader-kader Muhammadiyah mendapat ruang aktualisasi  politik yang lebih kondusif. Kader-kader Muhammadiyah yang potensial di bidang  politik, bisa ikut mewarnai pentas politik dan memberi kontribusi pada jagad  politik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Karena memang agaknya  sulit mengabaikan peran dan kekuatan Muhammadiyah sebagai bagian dari peta  perubahan politik di negeri ini. (Cahyono, 2004)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Tapi,  kerugiannya juga penting untuk dipertimbangkan. Untuk mendirikan partai baru,  dibutuhkan sumber daya manusia dan finansial yang tidak sedikit. Lebih dari itu,  Muhammadiyah selama ini adalah sebagai gerakan sosial pembaharuan yang lebih  menitikberatkan persoalan sosial kemasyarakatan. Politik bagi Muhammadiyah  banyak menghabiskan energi. Hal ini tentu memperlihatkan bahwa mudharatnya lebih  besar dari pada maslahatnya. (Cahyono, 2004)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;E.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Menurut  hemat penulis, sebenarnya pendirian partai baru dalam tubuh Muhammadiyah saat  ini belum dibutuhkan. Karena terbukti lebih banyak ruginya dari pada untungnya.  Selain itu, perlu dijadikan perenungan bersama bahwa dengan terjun ke dunia  politik praktis akan mengikis bahkan menggeser ‘ruh’ dakwah Muhammadiyah menjadi  dakwah yang penuh dengan kepentingan sesaat untuk memuaskan ‘syahwat’ politik  semata. Tanpa mendirikan partai, sebenarnya aspirasi politik warga Muhammadiyah  pun sudah tertampung dan tersalurkan cukup baik. Selama ini, tidak sedikit kader  dan warga Muhammadiyah yang menyebar dan menyalurkan aspirasi ke partai-partai  lain. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Oleh  karena itu, seperti yang ditegaskan dalam khittah perjuangannya, Muhammadiyah  seharusnya tetap memerankan politiknya lewat gerakan dakwah amar ma’ruf nahi  munkar dalam bidang kemasyarakatan bukan lewat partai politik praktis.  &lt;i&gt;Wallahu a’lam bi shawab.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4103541924390586060-337191977448147848?l=andymaarif.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andymaarif.blogspot.com/feeds/337191977448147848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4103541924390586060&amp;postID=337191977448147848' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/337191977448147848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4103541924390586060/posts/default/337191977448147848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andymaarif.blogspot.com/2007/03/memotret-perjalanan-politik.html' title='MEMOTRET PERJALANAN POLITIK MUHAMMADIYAH'/><author><name>andymaarif</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17520529345925024441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://gigionline.com/gambar/thomasprof3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
